Ringkasan Materi E-Business Pertemuan 3

 Merancang Sistem E-Business


Sistem dalam E-Bisnis sangat bergantung dan dipengaruhi dengan kebutuhan dan Model Bisnis yang yang akan dilakukan. Artinya kebutuhan Sistem akan berbeda antara satu model bisnis dengan model bisnis lainnya.

A. Persyaratan Baru pada E-Business.

1. Persyaratan baru pada e-bussiness untuk lingkup bisnis bertitik pada fleksibel, responsif, cepat, berfokus pada pelanggan, iventif, inovatif, kolaboratif self-service, global

2. Persyaratan baru pada e-bussiness bertitik pada sistem pada mudah digunakan, terintegrasi, handal, kokoh, responsif, fleksibel, mudah maintainable, akurat, terukur, global, aman.

B. Perencanaan keberhasilan e-business.

Perencanaan keberhasilan e-bussiness dapat menggunakan metodology overview

1. Begin

a. Mulailah dengan mendapatkan dukungan manajemen eksekutif dan sponsor bisnis.

b. Mengidentifikasi tujuan bisnis untuk menyelesaikan e-rencana bisnis dan inisiatif.

c. Identifikasi tim dari individu-individu yang akan terlibat.

d. Garis besar proses perencanaan yang akan digunakan.

e. Mengembangkan rencana komunikasi menguraikan bagaimana anggota organisasi tim dan akan tetap mengikuti kegiatan.

f. Akhirnya mengumumkan proyek kepada organisasi.

2. Diagnose

a. Mendiagnosis tren dan bagaimana mereka dapat mempengaruhi organisasi.

b. Mengidentifikasi para pemangku kepentingan dan mendiagnosis proses mereka.

c. Bisnis mendiagnosis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.

3. Develop

a. Mengembangkan proposisi nilai serta nilai pengiriman proposisi.

b. Mengembangkan strategi e-bisnis dan metrik untuk mengukur keberhasilan dan kemajuan dari strategi.

4. Define

a. Tentukan peluang tertentu serta kompetitif situasi.

b. Tentukan prioritas.

5. Determine

a. Menentukan dampak ke arsitektur aplikasi bisnis, infrastruktur teknis, proses bisnis, sistem informasi proses, dan orang / organisasi.

b. Menentukan biaya analisis manfaat serta peta jalan untuk mendapatkan strategi.

c. Mendapatkan persetujuan pada rencana bisnis untuk melanjutkan pengiriman dari rencana

6. Design

a. Desain tampilan dan nuansa yang diperlukan untuk melaksanakan strategi dan nilai proposisi. Identifikasi navigasi dan layardesain.

b. Desain perubahan yang dibutuhkan untuk aplikasi dan keamanan.

7. Deliver

a. Menyampaikan strategi dan desain dengan mengembangkan, pengujian, pelatihan, dan pelaksanaan.

b. Mempromosikan dan memasarkan e-bisnis situs dan fungsionalitas.

8. Discuss

a. Diskusikan hasil usaha e-bisnis dengan mendapatkan umpan balik dan menganalisis.

b. Menentukan tindakan yang diperlukan.

C. Infrastruktur Dasar E-Bisnis.

Infrastruktur e-bisnis adalah arsitektur hardware, software, konten dan data yang digunakan untuk memberikan layanan ebisnis untuk karyawan, pelanggan dan mitra.

D. Proses E-Bisnis.

Proses bisnis adalah arus kerja dari bahan baku, informasi dan pengetahuan seperangkat aktivitas.

E. Kebijakan Publik.

Dalam E-Bisnis menyangkut regulasi yang mengatur jalannya E-Bisnis agar dapat sesuai dengan hukum dan aturan-aturan yang berlaku pada suatu negara.

1. Hal yang mungkin dihadapi berkaitan dengan kebijakan publik adalah

a) Bagaimana mengadaptasi mekanisme transaksi formal yang secara hukum dilindungi,yaitu tanda tangan dan saksi-saksi.

2. Aspek Legalitas

a) Perangkat hukum yang jelas.

Legalitas dan dokumen perusahaan

HaKI

Pajak

b) Transparansi dalam pelayanan, peraturan, dan persyaratan.

Perlindungan Konsumen.

c) Pertukaran dan pemrosesan data bisnis secara elektronik

Keamanan pertukaran data (tanda tangan digital)

Kekuatan pembuktian data elektronik dan penyelesaian sengketa

3. Hal Yang Pengaruhi Kebijakan Publik

a. Perlunya aturan khusus yang mengatur pengguna internet yang tanpa batas terkait jurisdiksi.

b. Negara perlu menerapkan hukum khusus yang biasa disebut dengan istilah Cyberlaw.


Untuk merancang sistem e-bisnis hal yang dilakukan adalah perecanaan, hal ini terkait dengan strategi tools yang dipakai

a) Membeli software e-Bisnis siap pakai

Kelebihan:

* Lebih simple, karena biasa mass product.

*Mudah dipelajari dan mudah diimplementasikan.

*Support service.

Kelemahan:

* Susah dimodifikasi.

* Tingkat integritas dengan software lain rendah.

b) Membuat sendiri dengan divisi ITnya

Kelebihan:

*Fleksibilitas tinggi.

*Mudah dimodifikasi.

*Dapat dibangun sesuai kebutuhan perusahaan.

Kekurangan:

*Biaya besar.

*Menyita waktu.

*Bila ada perubahan bisnis, software harus dirombak.

*Biasanya divisi IT hanya sebagai support.

c) Pembelian komponen/modul dan mengintegrasikan modul-modul yang ada dan dikustomisasi sesuai kebutuhan perusahaan

Kelebihan:

*Murah, diperjual belikan eceran/retail.

*Bisa dilakukan perubahan secara cepat.

*Durasi implementasi yang singkat.

*Komponen siap pakai dan mudah dipahami.

Kelemahan:

*Kemungkinan penurunan kinerja software.

*Perusahaan harus memiliki blue print.

*Perlu SDM yang bisa ngoprek untuk customize.

d) Tools Alternatif

Tools alternatif gratis dan powerfull yang dapat digunakan antara lain Prestashop, Joomla+Virtuemart,Wordpress dan lain sebagainya.

Kelebihan:

*Murah dan Gratis.

*Gampang dikustumisasi.

*Tidak terlalu membutuhkan basic programming (kondisional).

*Dukungan penuh dari pengembangdan komunitas.

Kekurangan:

*Kemungkinan kemiripan sistem antar pengguna sangat besar.

*Banyak sponsor.


.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ringkasan Materi E-Business Pertemuan 5

Ringkasan Materi E-Business Pertemuan 6